RICHEESE FACTORY vs. KFC : Spicy Flavors Battle (Review)

Meski nggak semua orang suka, nyatanya orang Indonesia khususnya Surabaya, doyan banget sama olahan masakan pedas. Mungkin itu juga yang jadi salah satu alasan 2 brand fastfood di Indonesia berani masukin pilihan olahan pedas di pilihan menunya. Mulai dari Richeese Factory yang berani nonjolin Fire Wings dan Fire Chicken sebagai signature dishnya yang akhirnya diikuti munculnya Hot and Cheesy Chicken dan HOTZ Chicken punya KFC. So, dari semua variant menu pedas yang ditawarkan, which one is my fave?

RICHEESE FACTORY
Fire Chicken with Cheese Sauce

Processed with VSCO

Siapa yang nggak tau Combo Fire Chicken punya Richeese Factory?, meski udah bukan hal yang booming lagi tapi menu yang satu ini masih jadi salah satu menu favorite banyak orang after Fire Wings–nya. Buktinya beberapa kali mampir ke salah satu gerainya yang ada di BG Junction nggak pernah sepi pengunjung, mungkin karena disini juga termasuk salah satu gerai yang paling deket sama daerah pusat.

Processed with VSCO

Menu Fire Chicken ini termasuk salah satu signature menu Richeese Factory yang available dalam 2 pilihan Paket Combo, ada Combo Fire Chicken dan Combo Duo Fire Chicken. Untuk Combo Fire Chicken, kalian bakal dapat 1 pcs Fire Chicken, Nasi Putih dan 1 Beverage, sedangkan untuk Combo Duo Fire Chicken kalian bakal dapat 2 pcs Fire Chicken, Nasi Putih dan 1 Beverage. Untuk pilihan beveragenya kalian bisa pilih Flavour Tea atau Pink Lava.

Processed with VSCO

Fire Chicken ini basicly original chicken yang disiram BBQ sauce, look dan aromanya menggoda banget. BBQ Sauce ini punya 5 pilihan level pedas, mulai dari level 0 (beginner) – level 5 (ultimate) yang bisa kalian pilih. Ada 3 level pedas yang udah aku cobain, level 2 (hot), 3 (extra hot) dan 5 (ultimate), tiap levelnya punya perbedaan rasa pedas yang lumayan signifikan, makin tinggi levelnya makin kerasa ada rasa sedikit pahit di campuran saucenya dan warna BBQ saucenya juga makin gelap.

Processed with VSCO

Ada dua level favoriteku, biasanya bakal order level 2 kalau pas perut laper banget, dan level 3 kalau lagi pengen cemil–cemil Fire Wings. Dua level tadi buatku rasa pedesnya pas, siraman BBQ saucenya langsung meresap ke lapisan kulit ayamnya, cocok banget sama cheese saucenya yang diserved terpisah. Rasa keju di cheese saucenya kerasa banget, tekstur cheese saucenya juga pekat dan meski tujuannya sebagai dipping tapi ada beberapa orang yang lebih suka cheese saucenya langsung disiram diatas Fire Chickennya.

KFC

Processed with VSCO

Ada lebih dari 20 gerai KFC di Surabaya dan review kali ini sengaja datang ke KFC Basra, salah satu gerai KFC di Surabaya Pusat yang hampir selalu rame pengunjung. Begitu masuk, otomatis langsung lirik meja kanan kiri, penasaran sama hype Cheesy Chicken yang satu ini dan ternyata masih cukup banyak pengunjung yang order menu ini di tiap tablenya.

Hot & Cheesy Chicken

Processed with VSCO

Beberapa minggu diawal kemunculannya bisa dibilang banyak orang – khususnya di Surabaya – lagi demam Cheesy Chicken “kekinian”, salah satu menu baru punya KFC Indonesia. Honestly, meski udah banyak banget yang posting dan muncul di explore page Instagram, don’t know why, nyatanya aku termasuk salah satu diantara kalian yang nggak langsung penasaran begitu menu ini di launching. But, setelah baca beberapa comment di Instagram ternyata banyak banget muncul pertanyaan “lebih enak mana sih sama punya Richeese?, so, after stalking timeline tadi akhirnya “gatel” juga buat ikutan ngulik dan compare gimana rasanya.

Processed with VSCO

Hot & Cheesey Chicken ini salah satu seasonal menu yang available dalam 2 pilihan, A la Carte (20,5k) dan Paket Combo (33,5k). Untuk A la Carte, kalian bakal dapat 2 pcs Hot & Cheesy Chicken, 1 pcs bagian Dada dan 1 pcs bagian Paha Bawah. Honestly, i didn’t know apa kalian bisa request untuk pilih bagian yang lainnya. Sedangkan untuk Paket Combo, kalian bakal dapet 1pcs Hot & Cheesy Chicken, Nasi Putih dan 1 Beverage. Untuk pilihan beveragenya kalian bisa pilih soft drink atau Cream Cheesy Float. Anyway, waktu order, menu Hot & Cheesy Chicken ini nggak terpampang di display menu atas ataupun display menu di table, so, kalian harus inisiatif lebih dulu buat tanya menu yang satu ini.

Processed with VSCO

Hot & Cheesy Chicken ini basicly adalah variant original chicken yang dicelup cheese sause plus diberi taburan wijen dibagian atasnya. My first impression, dari segi look–nya, warna cheese sauce Hot & Cheesy Chicken ini mirip curry sauce, punya aroma cukup strong, which is aromanya agak aneh dan kurang menggoda. Lapisan cheese saucenya juga nggak terlalu banyak karena ada beberapa bagian dari ayamnya yang belum terlapisi.

Processed with VSCO

Rasa asin gurih cheese saucenya lumayan terasa meski nggak terlalu bold, ditambah ada rasa sedikit spicy merica di cheese saucenya. Even rasanya nggak terlalu pedas, buat seleraku, Hot & cheesy Chicken ini nggak cocok kalau di cocol sama saus sambalnya KFC, bakal jadi makin aneh. Dari 4x order menu Hot & Cheesy Chicken ini lapisan cheese saucenya juga nggak stabil, kadang lebih pekat, kadang juga terlalu cair dan lumayan  cepet meresap ke lapisan kulit ayamnya. so better you eat right away.

HOTZ Chicken

Processed with VSCO

Selain Hot & Cheesy Chicken, KFC juga punya variant seasonal menu baru yaitu HOTZ Chicken yang available dalam 2 pilihan, A la Carte (20,5k) dan Paket Combo (33,5k) yang disajikan bareng soft drink.  Dari segi pilihan paket, porsi dan harga, HOTZ Chicken ini nggak ada perbedaan dengan menu Hot & Cheesy Chicken sebelumnya dan kali ini menu HOTZ Chicken ini sudah terpampang di display menu bagian samping, jadi jauh lebih memudahkan kalian yang baru pertama kali order.

Processed with VSCO

Di seasonal menu kedua ini ternyata KFC masih menggunakan variant original chicken sebagai basenya yang dicelup ke HOTZ Saucenya. Warna HOTZ Saucenya merah segar, nggak terlalu punya aroma yang khas, lapisan saucenya juga cenderung light tapi juga nggak terlalu encer.

Processed with VSCO

Untuk rasa HOTZ Saucenya sendiri cenderung ke arah pedas manis dan sedikit asem, sekilas rasanya mirip Sambal Bangkok botolan tapi tanpa biji cabe. Buat seleraku menu baru HOTZ Chicken ini nggak se-pedas warnanya. Buat kalian yang ngerasa kurang pedas juga, personaly aku nggak nyaranin buat di cocol sama saus sambalnya, karena rasa original dari HOTZ Saucenya bakal kalah sama rasa saus sambal KFC-nya.

So, which one is my favorite?

Well, basicly, Combo Fire Chicken, Hot & Cheesy Chicken dan HOTZ Chicken ini definetly beda dan nggak pas buat dicompare karena di ketiga menu tadi nggak menggunakan basic sauce yang sama dan cheese sauce di dua menu ini punya peran yang beda. Di Hot & Cheesy Chicken, cheese sauce ini merupakan “STAR”–nya sedangkan di Combo Fire Chicken peran cheese saucenya disini hanya sebagai dipping pelengkap, but i’d keep tell you my opinon about this.

Processed with VSCO

Dari segi look, Combo Fire Chicken punya Richeese Factory dan HOTZ Chicken punya KFC ini keliatan lebih menggiurkan, mungkin karena warna saucenya yang merah menyala. Untuk aromanya, Fire Chicken punya Richeese jauh lebih enak, nggak ada aroma strong sama sekali. Untuk lapisan saucenya, ketiganya sama–sama punya lapisan yang nggak terlalu banyak, bisa dilihat masih ada beberapa bagian dari ayamnya yang belum terlapisi topping saucenya. Tekstur di ketiga saucenya juga nggak terlalu pekat jadi gampang meresap ke kulit ayamnya.

Processed with VSCO

Untuk basic crispy skin Fire Chicken punya Richeese ini nggak terlalu berbumbu jadi begitu saucenya udah meresap, rasa BBQ saucenya nggak banyak berubah, sedangkan untuk basic crispy skin Hot & Cheesy Chicken ini lebih seasoning, so, ketika Cheese Saucenya meresap tastenya jadi sedikit aneh, dan untuk HOTZ Chicken, meski basic crispy skinnya sama dengan Hot & Cheese Chicken tapi anehnya nggak ada perubahan rasa sama sekali, bisa dibilang rasa HOTZ Saucenya lebih strong daripada basic seasoning yang ada di crispy chicken skinnya.

Untuk rasa pedasnya sendiri, jelas Fire Chicken punya Richeese lebih juara, nilai plusnya lagi di menu Fire Chicken ini kalian bisa pilih level pedas sesuai selera. Untuk rasa creamy cheesy–nya, aku lebih favorite punya Richeese, selain lebih pekat, rasa asin, gurih dan cheesy cheese saucenya lebih kerasa, sedangkan untuk tekstur daging ayamnya, for me all of those is fine.

Processed with VSCO

Dari 3 menu yang dicompare semuanya sama-sama punya harga yang terjangkau dan nggak over price. Even di compare produk kali ini belum terlalu banyak yang bisa ditonjolkan dari produk KFC tapi dari segi inovasi, buatku Hot & Spicy Chicken ini termasuk punya inovasi yang berani.

So, from all of those, which one is my favorite? Definetly Combo Fire Chicken is damn good, yes, I’m team Richeese peeps, kalau kamu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s